Detail Cantuman
Cetak
Tradisi Lisan Sebagai Media Pendidikan di Sulawesi Selatan
Salah satu tujuan penelitian Lektur Keagamaan adalah untuk dapat menjadi sarana pengembangan keagamaan yang lapang dan toleran selaras dengan wawasan kebangsaan dan kebhinekaan. Hal ini menjadi sangat penting di tengah kecenderungan bergantinya budaya asli kedaerahan dan melebur ke dalam budaya global yang dianggap sebagai kebutuhan dan tuntutan hidup zaman modern. Bentuk Budaya asli kedaerahan itu diantaranya adalah tradisi lisan dalam penelitian ini dipotret melalui siklus hidp masyarakat.
Tradisi lisan merupakan ekspresi budaya, yang mencakup gagasan atau ide, kelakuan, dan hasil kelakuan, dimana hal-hal tersebut diantaranya tersaji dalam siklus hidup manusia mulai dari lahir sampai mati dan diwariskan secara turun-temurun.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
1.Sastra Lisan dalam siklus Hidup Sebagai Media Pendidikan Pada Masyarakat di Mandar (M.Idham,Muh.Zubair)
2.Sastra Lisan Dalam Siklus Hidup Sebagai Media Pendidikan pada Masyarakat di Bone (Muh.As'ad
|
|---|---|
| No. Panggil |
985.98 BLA t
|
| Penerbit | Balai Litbang Agama Makassar : Makassar., 2010 |
| Deskripsi Fisik |
xi+ 250 hal;29x20 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
985.98 BLA t
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
Penelitian Tahap I Bidang Lektur Keagamaan 2010
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
Dalam hasil penelitian ini dibahas tentang siklus hidup masyarakat Bugis, Makassar, Mandar dan Luwu. Diantara siklus hidup tersebut ialah upacara perkawinan, kelahiran, pemeliharaan anak, ritual Maudu Lompoa, pesta nelayan, adat istiadat berpakaian, tatacara berkomunikasi, tata krama dan ritual rumah serta kematian.
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Balai Litbang Agama Makassar
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






