Detail Cantuman
Cetak
(Penelitian Bidang Bimas) Tanah Keramat nan Suci : Islam Nusantara dan Kedaulatan Rakyat Atas Tanah
Selama ini Indonesia termasuk negara dengan konflik agraria yang cukup tinggi. Rakyat yang
berdaulat atas tanah-tanah mereka harus berhadapan dengan negara dan juga korporasi yang ingin
mengambil alih lahan-lahan mereka. Banyak perlawanan rakyat yang harus tumbang, tidak hanya
karena yang akan menyerobot lahan mereka sangat kuat, tetapi juga karena konsolidasi masyarakat
civil yang tidak mapan. Kalangan agamawan yang bisa memberi bobot atas perlawanan tersebut
tidak banyak terlibat. Hal ini karena mereka kurang ditopang oleh diskursus keislaman yang
membincang hal itu.Sejauh ini Islam seakan hilang dalam rimba raya perbincangan soal
Kedaulatan Rakyat atas tanah dan air di Indonesia. Diskursus mengenai kedaulatan tanah rakyat
lebih banyak diwarnai oleh diskursus marxisme dan kisah heroik komunike Zapatista. Padahal
sejatinya ulama-ulama kita dulu sudah menghasilkan konsep-konsep Islam yang berbicara
mengenai rakyat dan kedaulatan tanah. Tulisan ini akan mengungkapkan pandangan ulama
mengenai Kedaulatan Tanah Rakyat dalam diskursus Islam Nusantara. Hasilnya gagasan ulamaulama
Nusantara
tersebut
mengenai
pentingnya
menjaga
tanah
dan
air
serta
rakyat
harus
berdaulat
atas
tanahnya
tak
kalah
menariknya
dari
pandangan
yang
berasal
dari
luar.
Kata kunci: Islam Nusantara, Kedaulatan Rakyat, Hak Tanah
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
Mimikri Jurnal Agama dan Kebudayaan
|
|---|---|
| No. Panggil |
-
|
| Penerbit | Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar : Makassar., 2018 |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
2476-9320
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
text
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
4
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






