Detail Cantuman
Cetak
(Penelitian Bidang Bimas) WARUNG KOPI JALAN RODA; MEREKAM INGATAN KOLEKTIF DAN MERAWAT TOLERANSI
Warung kopi Jalan Roda, atau Warkop Jarod, hanya terdapat di Kota Manado, Sulawesi
Utara. Namanya melegenda dan menyejarah. Ia tidak hanya berfungsi sebagai ruang publik,
yang mempertemukan beragam identitas seperti aktivis, politisi, pejabat, dan masyarakat
umum. Tetapi juga, menjadi ruang pertemuan untuk membincangkan sejumlah agenda
penting terkait masalah toleransi dan kerukunan umat beragama, yang mewujud melalui
gerakan aksi di lapangan, terutama akhir 1999 dan awal 2000-an. Setelah sekian tahun
bertahan, keberadaan warung kopi Jarod sebagai ruang publik tetap tak berubah, hingga kini.
Ia tetap menjadi ―markasnya‖ para aktivis, politisi, dan pejabat pemerintah setempat untuk
berdiskusi, bersosialisasi, dan menuangkan berbagai gagasan berkenaan dinamika sosial,
politik, budaya, dan keagamaan. Dari berbagai diskusi inilah, kemudian ikut ―menularkan‖
serta melahirkan pikiran-pikiran toleran dan moderat kepada masyarakat luas. Meskipun
sejumlah kajian riset selalu menempatkan Manado dan Sulawesi Utara sebagai daerah dengan
perolehan indeks bagus berkenaan toleransi dan kerukunan umat beragama, tetapi sayangnya,
selalu saja ada peristiwa yang kerap mengganggu kehidupan harmonisasi di daerah ini.
Kata kunci:
warung kopi jalan roda, ruang publik, toleransi, kerukunan, Manado
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
Mimikri Jurnal Agama dan Kebudayaan
|
|---|---|
| No. Panggil |
-
|
| Penerbit | Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar : Makassar., 2020 |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
2476-9320
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
text
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
6
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






